<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Traveling</title>
	<atom:link href="http://nursetonugroho.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nursetonugroho.wordpress.com</link>
	<description>it leaves you speechless, then turns you into a storyteller</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Sep 2010 17:09:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nursetonugroho.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Traveling</title>
		<link>http://nursetonugroho.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nursetonugroho.wordpress.com/osd.xml" title="Traveling" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nursetonugroho.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>#10</title>
		<link>http://nursetonugroho.wordpress.com/2010/09/11/10/</link>
		<comments>http://nursetonugroho.wordpress.com/2010/09/11/10/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Sep 2010 17:09:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursetonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursetonugroho.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Dolanan nang sawah lan kali, gratis, tanpa embel-embel desa wisata Pro dan kontra desa wisata Alkisah, terdapat sebuah desa yang berada di pinggir Provinsi Yogyakarta berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah. Tanahnya subur, dialiri secara langsung oleh Sungai Opak, lansekapnya juga indah karena di sebelah selatan terdapat perbukitan Prambanan. Kawasan ini pada jamannya pernah menjadi sentra [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=42&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Dolanan nang sawah lan kali, gratis, tanpa embel-embel desa wisata</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Pro dan kontra desa wisata</strong></p>
<p style="text-align:center;">
<p>Alkisah, terdapat sebuah desa yang berada di pinggir Provinsi Yogyakarta berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah. Tanahnya subur, dialiri secara langsung oleh Sungai Opak, lansekapnya juga indah karena di sebelah selatan terdapat perbukitan Prambanan. Kawasan ini pada jamannya pernah menjadi sentra produksi padi, tanpa predikat sentra pun masyarakatnya sudah lama bercocok tanam ladang dan sawah di desa ini, dikarenakan aliran Sungai Opak yang membawa material subur dari Gunung Merapi di utara.</p>
<p>Saya masih teringat ketika kecil, setiap mudik ke tempat nenek, malamnya menginap dan pagi-pagi sekali pasti akan pergi ke kali, menikmati hawa segar sawah, hutan, sungai, dan bukit. Cukup beruntunglah karena rumah nenek berada persis di tepi sungai opak sehingga pemandangan di belakang langsung terhampar hutan dengan berbagai macam tanaman keras dan bambu. Menapaki jalan-jalan desa menuju sungai yang terbuat dari batu-batu yang langsung diambil dari kali, diapit oleh kanan-kiri emper rumah penduduk yang setiap siang dan malam akan menyapa para petani yang sedang beristirahat sambil mendengarkan wayang orang dari radio.</p>
<p>Sampai di ujung jalan berbatu dan sesekali batu bata sampailah di sebuah lereng batu yang cukup terjal di depan hamparan hutan bambu. Untuk yang pertama kali datang pasti akan berhati-hati menuruni lereng berbatu yang kadang licin terkena hujan. Di bawah kita akan berjalan melewati kerindangan pohon-pohon bambu yang tumbuh dengan rapat, sesekali meluncurkan batang-batang bambu yang sudah rapuh membentuk sebuah lengkungan yang indah. Cahaya matahari hanya menyembul di antara pohon-pohon bambu yang menyinari jalan tanah berlapis serakan daun-daun bambu yang menjadikan suasana sedikit temaram.</p>
<p>Di tepi hutan yang juga tumbuh beberapa pohon besar, tampak beberapa bilik mandi yang memunculkan sumber-sumber air bersih dan jernih, yang selalu dipakai para petani yang akan pulang dari sawah untuk bersih-bersih. Ada juga beberapa pondok bambu yang digunakan para petani untuk rehat sambil memandangi hasil kerja keras mereka, karena di depan pondok-pondok tersebut langsung terhampar sawah-sawah hijau laksana karpet, dilatarbelakangi oleh rimbunan pohon-pohon gunung bangkel, yang pada jamannya masih asri dan bahkan terkadang orang-orang bisa menemui cheetah/macan gunung disini.</p>
<p>Berjalan lebih jauh menuju sungai melewati pematang-pematang sawah, teringat bahwa saya pernah diajari menanam padi di sawah-sawah milik nenek ini. Sambil bermain air belajar menanam padi, sesuatu yang tidak akan kita temui dengan mudah akhir-akhir ini. Selepas bebersih dan berehat sambil makan siang di pondok-pondok bambu, kita bisa berjalan-jalan menelusuri hutan di pinggir sungai, kerimbunan pohon-pohon sengon dan tanaman keras lainnya sangat menggiurkan bagi burung-burung untuk berumah diantaranya dan berkicau memanggil-manggil manusia untuk tertarik berjalan-jalan dan mendengar kicauan mereka.</p>
<p>Sampai di tepi sungai, dengan terkejut kita akan mendapati pasir yang berwarna putih dengan sesekali warna abu-abu tempat anak-anak bermain pasir untuk kemudian tidak tahan menceburkan diri ke dalam air yang masih jernih. Beberapa batu-batu besar tampak sudah dihinggapi oleh ibu-ibu yang memandikan anaknya sambil mencuci baju di tepi sungai. Bagian sungai yang tidak terlalu dalam dan berbatu banyak menjadi tempat favorit anak-anak untuk berenang bahkan sampai hari menjelang sore. Kemudian anak-anak akan pulang, membersihkan diri di bilik-bilik sumber air sebelum petang menjelang. Sungai menjadi rumah kedua bagi anak-anak ini, tidak akan mandi tanpa di sungai, bahkan terkadang mereka yang berani biasa menginap di pinggir sungai, di pondok-pondok bambu.</p>
<p>Benarlah bahwa tanah kita tanah surga. Masyarakat disini biasa hidup bergantung alam. Dulu mereka tidak perlu takut ledakan kompor gas. Karena hanya perlu mencari kayu bakar dengan menaiki bukit yang oleh masyarakat selalu disebut gunung, karena jika kita berjalan hingga menuju puncak kita dapat melihat hamparan sawah-sawah di bawahnya laksana karpet hijau yang beralur sungai. Jangan pula ditanya hasil buminya, padi, ketela, cabai, jagung, tebu, kacang, bahkan padi yang bertumpuk-tumpuk membuat masyarakat tidak perlu membeli lagi, cukup ditukarkan dengan hasil bumi tetangga.</p>
<p>Namun, itu dulu. Pada pertengahan tahun 90-an, seakan masih kurang bersyukur, ternyata sungai dan pasirnya juga dapat dijual, pasir yang berada di bawah sungai adalah pasir yang bermutu sangat bagus untuk membuat bangunan. Hal ini sangat menggiurkan bagi para penambang pasir. Beberapa masyarakat yang terdidik, mencoba untuk melawan, tapi mendapat represi dari patok-patok yang ditanam dan pembakaran hutan-hutan milik warga yang tidak mau tanahnya dibeli, dan apa daya dikata keluarlah instruksi pak lurah untuk memperbolehkan penambangan pasir di sungai Opak. Ditambah dengan tergiurnya masyarakat akan kebutuhan dana yang lebih pasti ketimbang berjudi bercocok tanam yang pasti dilindas habis oleh luapan air sungai ketika musim penghujan. Padahal luapan ini membawa pasir dan material-material lain yang sangat dibutuhkan oleh pertanian.</p>
<p>Demikianlah pohon-pohon dibabat untuk dijual sebagai kayu dan pasir dikeruk dari dalam sungai, beberapa petani yang tergiur dana segar juga memperbolehkan penambangan pasir di sawah mereka. Hasilnya sekarang hutan pinggir sungai habis, gunung gundul dan gersang, sungai menjadi dalam, dimana-mana terlihat cekungan tambang pasir. Hasil bumi juga menjadi tidak sesubur dulu, hama datang bergantian, sungai meluap lebih sering. Air menjadi kotor, ibu-ibu tidak pernah mencuci baju lagi karena lebih kotor di sungai daripada di rumah, air-air sumber mati tidak mengalir lagi, bilik-bilik dijadikan kolam ikan, anak-anak hanya sesekali mandi di sungai di saat air tidak terlalu deras, sampah dimana-mana. Beberapa petani terpaksa menjual tanahnya untuk membeli hasil bumi, sebuah ironi.</p>
<p>Mari kita sedikit menengok ke utara, di saat tetangganya yang di selatan selalu was-was terancam gempa yang ironisnya merambat melewati sungai kehidupan, sungai opak, desa-desa di utara juga kebanjiran, tapi kebanjiran wisatawan. Sejak diperkenalkan pada pertengahan tahun 90-an banyak desa-desa di utara menjelma menjadi desa-desa wisata. Lumpang dan alu yang tidak pernah dipakai lagi oleh petani tiba-tiba berbunyi menyambut wisatawan. Keasyikan menunaikan hajat di sungai tidak diperbolehkan karena di pinggir sungai dibuat kolam renang untuk wisatawan. Burung-burung sengaja dibeli untuk dilepaskan lagi di hutan-hutan desa. Para penduduk tidur di bilik-bilik kecil karena kamar besar mereka disewa wisatawan. Tarian ataupun gamelan yang sudah tidak diminati pemuda desa menjadi trend yang tiba-tiba diserbu para pemuda.</p>
<p>Hasilnya, lingkungan desa menjadi asri, pohon-pohon dibiarkan tumbuh dan tidak boleh ditebang, jalan-jalan desa bersih dilewati wisatawan, sesekali terdengar suara gamelan dari balai desa. Puluhan anak-anak SD belajar menanam padi di sawah yang becek dengan riang, tentu saja karena bisa maen air. Hutan dipertahankan rindang disemaraki kicauan berbagai macam burung. Selepas berkeliling desa anak-anak itu berkumpul di balai desa atau terkadang pondok-pondok bambu tepi sawah untuk menyantap hidangan tradisional. Malamnya mereka mempelajari gamelan atau tarian tradisional. Tiba-tiba desa yang sebelumnya membosankan menjadi hidup kembali.</p>
<p>Itulah kehebatan desa wisata, yang terkadang juga diistilahkan sebagai green tourism. Desa wisata sendiri dapat diartikan sebagai suatu bentuk <a title="Integrasi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Integrasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">integrasi</a> antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku. ( Nuryanti, Wiendu. 1993. Concept, Perspective and Challenges, makalah bagian dari Laporan Konferensi Internasional mengenai <a title="Pariwisata" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pariwisata">Pariwisata</a> <a title="Budaya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya">Budaya</a>. <a title="Yogyakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yogyakarta">Yogyakarta</a>: Gadjah Mada University Press. Hal. 2-3). Sedangkan Edward Inskeep, dalam Tourism Planning An Integrated and Sustainable Development Approach, hal. 166 memberikan definisi : Village Tourism, where small groups of tourist stay in or near traditional, often remote villages and learn about village life and the local environment. (Wisata pedesaan dimana sekelompok kecil wisatawan tinggal dalam atau dekat dengan suasana tradisional, sering di desa-desa yang terpencil dan belajar tentang kehidupan pedesaan dan lingkungan setempat).</p>
<p>Desa wisata telah mampu membuktikan bahwa sebuah desa yang pada awalnya “tidak berbudaya” menjadi “lebih berbudaya”, sehingga membuat orang mau datang untuk membayar beberapa ratus ribu untuk merasa “sedikit berbudaya”. Kebudayaan sendiri berasal dari kata Sansekerta buddhayah, yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal. Dengan demikian kebudayaan dapat diartikan hal-hal yang bersangkutan dengan akal berupa cipta, karsa dan rasa, termasuk hasil dari cipta, karsa dan rasa itu. (Prof. Dr. Koentjaraningrat, Pengantar Ilmu Antropologi, hal. 146)</p>
<p>Kebudayaan itu ada tiga wujud, yaitu (1) kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide, gagasan, nilai, norma, peraturan dan sebagainya (Ini adalah wujud ideal dari kebudayaan yaitu adat-istiadat). (2) kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat, atau biasa disebut sebagai system social. (3) kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia, biasa disebut kebudayaan fisik, termasuk pabrik baja, computer canggih, kapal tangki, arsitektur, candi, kain batik, kancing baju. (Prof. Dr. Koentjaraningrat, ibid, hal. 150-151)</p>
<p>Ketiga wujud kebudayaan diatas terurai dalam tiap-tiap unsur kebudayaan universal, yaitu (1) bahasa, (2) system pengetahuan, (3) organisasi social, (4) system peralatan hidup dan teknologi, (5) system mata pencaharian hidup, (6) system religi, (7) kesenian. Dengan demikian tengkulak, transportasi, komoditi, Tuhan, dewa, roh halus, upacara, benda suci, cerita rakyat, syair, seniman, candi, dsb dapat dikategorikan sebagai unsur-unsur kebudayaan. (Prof. Dr. Koentjaraningrat, ibid, hal. 165-166)</p>
<p>Jika demikian, apakah lantas orang kota “tidak lebih berbudaya” daripada orang desa? Sehingga jika dilihat menggunakan kacamata tersebut maka akan tidak ada korelasinya antara kebudayaan dan pariwisata. Budaya hanya dikemas untuk kepentingan pariwisata, sehingga orang mau mengeluarkan uang untuk “mencoba” kebudayaan yang bagi mereka “asing” tersebut. Dan kas pendapatan daerah pun bertambah untuk “melestarikan” “kebudayaan” tersebut. Lantas apakah jika tidak ada dana maka tidak ada “kebudayaan” tersebut? Apakah tidak ada suara alu dan lumpang, suara gamelan di kejauhan dan tari-tarian masuk desa jika tidak ada “dana kebudayaan”?</p>
<p>Strategi tersebut memang berhasil untuk mempertahankan suasana asri pedesaan, jika dibandingkan dengan nasib desa pertama yang harus merelakan sawah-sawah mereka hancur karena tidak adanya “dana kebudayaan” yang ada hanyalah “dana tambang pasir”. Anak-anak kota dapat berkunjung ke desa, menyusuri hutan, berjalan-jalan di pematang, berenang di sawah, bermain air di sungai, menyantap makanan tradisional, dan pulang sambil membawa keinginan untuk kembali lagi pada waktu-waktu yang akan datang.</p>
<p>Tersebutlah pada lebaran kali ini, nenek saya kedatangan banyak sekali tamu-tamu dari kota. Sambil bersilaturahim seperti yang selalu orang lakukan pada saat hari raya, anak-anak mereka juga sangat senang datang berkunjung, karena setiap kali berkunjung mereka selalu menghambur ke sungai. Anak-anak kota tersebut dapat berkunjung ke desa, menyusuri hutan (yang tersisa), berjalan-jalan di pematang, berenang di sawah (yang tersisa), bermain air di sungai (yang kotor), menyantap makanan tradisional, dan pulang sambil membawa keinginan untuk kembali lagi pada waktu-waktu yang akan datang.</p>
<p>Pada akhir kunjungan, para orang tua yang menemani anaknya berenang di sawah hanya berkata, “wah asyik ya bisa berenang di sawah sambil mencari belut, kaya di tv-tv itu, gratis pula, kalo ke desa wisata mah harus bayar ratusan ribu per anak.” Saya yang menjadi tuan rumah hanya tersenyum sambil mengirim SMS lebaran ke beberapa teman, “sumonggo mampir ke desa saya, Dolanan nang sawah lan kali, gratis, tanpa embel-embel desa wisata, J”</p>
<p>Di sebuah kubangan pasir hasil galian di tengah sawah saya menemukan tanaman perintis berbentuk semanggi berhelai empat dalam jumlah yang banyak. Saya hanya bisa berharap keberuntungan akan selalu menaungi desa ini dan desa-desa lainnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursetonugroho.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursetonugroho.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursetonugroho.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursetonugroho.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursetonugroho.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursetonugroho.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursetonugroho.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursetonugroho.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursetonugroho.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursetonugroho.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursetonugroho.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursetonugroho.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursetonugroho.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursetonugroho.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=42&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursetonugroho.wordpress.com/2010/09/11/10/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f92945e788b531efae6df2cc0805da5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursetonugroho</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>#9</title>
		<link>http://nursetonugroho.wordpress.com/2010/08/13/9/</link>
		<comments>http://nursetonugroho.wordpress.com/2010/08/13/9/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2010 16:24:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursetonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursetonugroho.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Kota yang Hidup Di sepenggal jalan D.I. Panjaitan di selatan Plengkung Gading tampak keluarga kecil sedang duduk-duduk santai di bawah pohon sambil menunggu jus buah yang mereka pesan sebagai pelepas dahaga siang yang terik itu. Di seberangnya tepat di bawah papan warna hijau bertuliskan “jalur alternatif sepeda menuju jl. S O 1 Maret”, seorang anak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=38&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kota yang Hidup</strong></p>
<p>Di sepenggal jalan D.I. Panjaitan di selatan Plengkung Gading tampak keluarga kecil sedang duduk-duduk santai di bawah pohon sambil menunggu jus buah yang mereka pesan sebagai pelepas dahaga siang yang terik itu. Di seberangnya tepat di bawah papan warna hijau bertuliskan “jalur alternatif sepeda menuju jl. S O 1 Maret”, seorang anak mengayuh sepedanya menuju sebuah warung untuk membeli siomay kesukaannya. Di jalan yang belum sepadat jalan kaliurang maupun jalan godean itu sesekali melintas bus kota yang sudah berumur mengeluarkan asap hitamnya. Itulah mungkin gambaran yang sudah sulit kita jumpai di kota Jogja ini. Suasana dimana orang masih bisa berbagi di jalan – sebuah ruang publik.</p>
<p>Beranjak sedikit ke utara, di daerah Kotabaru yang amat rindang, pada waktu pagi hari banyak dijumpai siswa sedang berlari keliling sekolah dalam rangka mengikuti pelajaran olahraga. Sedikit lebih siang, sepulang sekolah tampak beberapa siswa berkumpul untuk membicarakan sesuatu ataupun berlatih seni. Jika dirunut ke utara lagi pada sore harinya, tampak beberapa mahasiswa berlatih ilmu beladiri maupun sekedar berolahraga di sepetak rumput di tengah-tengah boulevard UGM.</p>
<p>Rob Krier dalam artikelnya berjudul <em>“Elements of the concept of urban space”</em> mengkategorikan jalan sebagai <em>urban space</em>. <em>Urban space </em>(ruang publik) sendiri dapat diartikan sebagai tempat dimana semua warga kota dapat mengaksesnya secara bebas, gratis, dan sederajat. Sehingga ketika berada di sebuah ruang publik semua warga kota mendapat perlakuan yang sama. Selain jalan, yang dapat dikategorikan sebagai ruang-ruang publik adalah alun-alun, lapangan, taman, gang, dan lain sebagainya.</p>
<p>Iain Sinclair dalam <em>London Orbital</em> mengatakan bahwa, “<em>Kamu harus berada di luar sana seharian untuk benar-benar mendapatkannya … Sebuah hadiah yang membuat kehidupan kota sangat berharga.”</em>  Begitulah kehidupan kota yang seharusnya. Sebuah kota yang hidup akan menghidupkan dan dihidupkan kegiatan warganya. Bayangkan sekarang selain tempat-tempat yang telah disebutkan di atas, beranikah warga Jogja untuk beraktivitas atau hanya sekedar berjalan kaki di jalan untuk menikmati kota? Yang ada hanyalah panas dan asap kendaraan hampir di seluruh jalanan kota Jogja.</p>
<p>Pemerintah kota Jogja sudah berusaha untuk memenuhi fitrah ini. Sambil berbenah, patutlah kita acungi jempol untuk beberapa proyek kota seperti pembuatan taman di tengah-tengah jalan Kotabaru, pembuatan pedestrian di sepanjang jalan D. I. Panjaitan, proyek TransJogja, maupun yang paling anyar adalah program Sego Segawe. Namun ada baiknya juga kita sedikit mengkritisi beberapa hal.</p>
<p>Dengan mulai maraknya penggunaan sepeda untuk ke tempat kerja maupun hanya sekedar berolahraga, seharusnya ini menjadi modal dasar bagi pemerintah kota untuk lebih membenahi jalan sebagai ruang publik. Tidak cukup hanya dengan penanaman pohon di pinggir jalan, pembuatan pedestrian yang nyaman, maupun pembuatan jalur sepeda. Hal ini tidak akan berguna jika kendaraan bermotor tetap menjadi raja jalanan. Motor dan mobil semakin memadati ruas-ruas jalan di Jogja. Tengoklah jalan Godean setiap pagi berangkat sekolah, ataupun Jalan Kaliurang pada jam makan siang maupun pulang kantor. Apakah kita baru akan berbenah setelah semua jalanan di Jogja macet berjam-jam seperti di Jakarta?</p>
<p>Pemerintah harus bisa mengubah moda transportasi masyarakat dari kendaraan pribadi menuju kendaraan bersama. Proyek TransJogja sebenarnya sudah cukup bagus, hanya ada beberapa problem. Ketinggian bus yang lebih tinggi memang pada awalnya bertujuan agar bus hanya bisa berhenti di halte dan tidak berhenti di sembarang tempat seperti bus umum lainnya. Namun hal ini akan berdampak pada susahnya mencari lahan di pinggir jalan, karena halte harus ditinggikan. Dan terkadang memakan badan pedestrian sehingga orang tidak bisa lewat, harus turun ke jalan untuk menyebrangi halte TransJogja.</p>
<p>Dan jika pada suatu saat nanti TransJogja mulai kelebihan kapasitas dan akan menambah kuota dalam bus dengan mengadakan bus gandeng maupun bus tingkat. Maka bus tingkat tidak akan muat di jalanan kota Jogja karena terlalu tinggi dan akan membentur kabel-kabel listrik yang melintang di tengah jalan maupun pohon-pohon peneduh yang baru saja hendak tumbuh. Dan hal ini biasanya pohon yang akan dikalahkan dengan dipotong dahannya.</p>
<p>Jika semua bus kota sudah diremajakan menjadi bus modern termasuk organisasinya, sesungguhnya halte bus tidak perlu dinaikkan setinggi itu. Dengan memanfaatkan kartu pembayaran elektronik yang sudah digunakan saat ini walaupun terasa masih tempelan belaka. Bus hanya bisa berhenti di halte saja, karena tarif bus didasarkan pada halte ke halte, bukan ditariki oleh kondektur. Sehingga bus tidak perlu tinggi, halte tidak perlu tinggi, dan bisa diletakkan dimana saja, cukup dibuatkan kanopi untuk berteduh penumpang. Hal ini juga mempermudah pengguna kursi roda untuk memasuki bus, daripada harus membuat <em>ramp</em> yang memakan pedestrian.</p>
<p>Permasalahan pengalihan organisasi bus saat ini ke arah “Koperasi Bersama” diharapkan mampu berjalan lancar. Pemerintah kota sudah mendemonstrasikan proyek Pasar Klithikan Pakuncen maupun Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta dengan sangat baik dengan mengedepankan dialog dan meniadakan penggusuran. Sehingga diharapkan pemerintah Kota dapat menyelesaikan modernisasi organisasi bus juga dengan cara-cara yang elegan.</p>
<p>Sehingga diharapkan para pengendara kendaraan bermotor beralih menggunakan bus TransJogja. Penambahan kuota bus TransJogja, penambahan halte TransJogja di seluru penjuru kota, penanaman pohon peneduh jalan, pembuatan pedestrian yang nyaman, pembuatan jalur sepeda, ditambah lagi dengan pembuatan trayek kereta api dalam kota (seperti Kereta Api Prameks). Sehingga jalan menjadi nyaman, semua orang dapat beraktivitas, dan kota menjadi hidup.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursetonugroho.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursetonugroho.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursetonugroho.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursetonugroho.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursetonugroho.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursetonugroho.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursetonugroho.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursetonugroho.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursetonugroho.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursetonugroho.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursetonugroho.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursetonugroho.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursetonugroho.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursetonugroho.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=38&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursetonugroho.wordpress.com/2010/08/13/9/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f92945e788b531efae6df2cc0805da5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursetonugroho</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>#8</title>
		<link>http://nursetonugroho.wordpress.com/2010/08/13/8-2/</link>
		<comments>http://nursetonugroho.wordpress.com/2010/08/13/8-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2010 16:21:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursetonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursetonugroho.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[hmmm lama ga ngepost pa kabar nih blog hahahaha yah mumpung ada beberapa tulisan post ah ^_^<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=36&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hmmm lama ga ngepost</p>
<p>pa kabar nih blog</p>
<p>hahahaha</p>
<p>yah mumpung ada beberapa tulisan post ah ^_^</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursetonugroho.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursetonugroho.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursetonugroho.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursetonugroho.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursetonugroho.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursetonugroho.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursetonugroho.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursetonugroho.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursetonugroho.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursetonugroho.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursetonugroho.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursetonugroho.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursetonugroho.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursetonugroho.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=36&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursetonugroho.wordpress.com/2010/08/13/8-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f92945e788b531efae6df2cc0805da5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursetonugroho</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>#7</title>
		<link>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/06/09/8/</link>
		<comments>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/06/09/8/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 07:06:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursetonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursetonugroho.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[bersyukur. kata ini sering kita lupakan ketika kita mencoba mengejar ambisi, impian, masa depan yang sedang kita kejar. kadang dalam mengerjarnya kita terlalu sering untuk mendongak ke atas, tanpa pernah mencoba melihat ke belakang barang sebentar apa saja yang sudah diberikan oleh Allah SWT kepada kita. bersyukur tidak hanya diucapkan dengan kata-kata, namun tentunya dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=31&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>bersyukur. kata ini sering kita lupakan ketika kita mencoba mengejar ambisi, impian, masa depan yang sedang kita kejar. kadang dalam mengerjarnya kita terlalu sering untuk mendongak ke atas, tanpa pernah mencoba melihat ke belakang barang sebentar apa saja yang sudah diberikan oleh Allah SWT kepada kita.</p>
<p>bersyukur tidak hanya diucapkan dengan kata-kata, namun tentunya dengan perbuatan yang nyata. seiring dengan terpenuhinya mimpi-mimpi, pada saat itu professionalitas kita sebagai seorang muslim diuji. apakah kita mampu bersyukur dengan cara menggunakan amanah tersebut untuk menjadi muslim yang lebih baik, atau kita tetap merasa kurang dengan apa yang kita punya, dan ketika melihat orang lain memliki lebih kita berusaha meraih hal yang lebih besar walaupun dengan segala cara.</p>
<p>padahal apakah mimpi kita tersebut memang lebih baik buat kita. itu hanyalah dalam sudut pandang kita. percayalah bahwa Allah SWT akan selalu memberikan jalan yang lebih baik buat kita walaupun hal tersebut bertentangan dengan keinginan kita, namun Allah Maha Tahu atas hal yang terbaik bagi kita.</p>
<p>Lantas apakah kita tidak diperkenankan untuk mempunyai mimpi? Fate is just like RPG game, you can choose whichever path you want, but don&#8217;t forget to always ikhtiar and tawakal so you won&#8217;t go the wrong path.</p>
<p>Maka,</p>
<p>&#8220;Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu&#8221; &#8211; Arai -</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nursetonugroho.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nursetonugroho.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursetonugroho.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursetonugroho.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursetonugroho.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursetonugroho.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursetonugroho.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursetonugroho.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursetonugroho.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursetonugroho.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursetonugroho.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursetonugroho.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursetonugroho.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursetonugroho.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursetonugroho.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursetonugroho.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=31&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/06/09/8/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f92945e788b531efae6df2cc0805da5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursetonugroho</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>#6</title>
		<link>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/31/6/</link>
		<comments>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/31/6/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 02:03:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursetonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursetonugroho.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Sermo Reservoir and Glagah Beach (English mode: on, just want to try to use English properly, too much singlish at work which really “belepotan” =P) Just want to store some memory hang out with some of my friends before we graduated. The travelling club &#8211; that’s what we called for ourselves, a bunch of students [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=13&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>Sermo Reservoir and Glagah Beach</strong></p>
<p class="MsoNormal">(English mode: on, just want to try to use English properly, too much singlish at work which really “belepotan” =P)</p>
<p class="MsoNormal">Just want to store some memory hang out with some of my friends before we graduated. The travelling club &#8211; that’s what we called for ourselves, a bunch of students who love travelling – decided to go to West Progo to visit our friend’s house and travelling to Sermo Reservoir. First, I thought that Sermo Reservoir look like Gadjah Mungkur Reservoir in Central Java. I went there before with my family. The trip to go there is really full of trees.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0094.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-14" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0094.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;                    &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal">But the first sight when we enter the area. Whoa!!! It’s beautiful!! It’s just look like a lake surrounded by hills.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0067.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-15" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0067.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal">Even, there are some floating restaurants in the central island.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0068.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-16" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0068.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal">Unfortunately, at that day there was no trip schedule to go there. It’s just empty deck with ship attached at it.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0074.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-17" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0074.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal">So beautiful, even the abandoned ship made the surrounding feel so natural.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0078.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-18" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0078.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal">Of course, we didn’t forget to take photo of ourselves. But who did it if I want to appear in camera too?? So I just put my camera in the edge of the deck!!! Hopefully it didn’t plunge to the water, it was really scary. And set the timer, and then 1, 2, and voila…this is travelling club!!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0084.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-19" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0084.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal">But suddenly the rain fell down so we decided to take rest in the gazebo and to get lunch which brought by my friend whose house we visited before.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0105.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-20" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0105.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal">After the rain, we walked to the surrounding area and then we decided to go back before it’s raining again. But my friends have another crazy idea, we went to Glagah Beach!!! Yippee!!! From mountain down to beach!!! So that’s Sermo Reservoir, hope we can come to that place again sometimes.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0108.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-21" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0108.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal">On the way to the beach, we found very nice woods. Surrounded by greenery, the light just passed, and the shadow played.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0112.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-22" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0112.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal">So we decided to…take photo again!!! Hahaha.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0113.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-23" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0113.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal">So, after awhile, here we come!!! Glagah Beach!!!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0132.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-24" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0132.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Glagah is like common beach on southern part Indonesia with high tides ^_^.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0163.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-25" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0163.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal">So we just played with the water. Hehehe.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0138.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-26" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0138.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Glagah beach is really far from Jogjakarta City so it’s not too crowded there. We just met a few people, but we like the situation because we can enjoy ourselves there.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0208.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-27" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0208.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal">We noticed some fisherman fished from the beach using very long string.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0209.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-28" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0209.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">So when the time’s over. Here we are!!! Young architect generation ready to face the world!!!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0202.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-29" src="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0202.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal">I hope we can hang out together again sometimes… Some of them right now take their final project in university, but for me I still need some travelling…</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nursetonugroho.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nursetonugroho.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursetonugroho.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursetonugroho.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursetonugroho.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursetonugroho.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursetonugroho.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursetonugroho.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursetonugroho.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursetonugroho.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursetonugroho.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursetonugroho.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursetonugroho.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursetonugroho.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursetonugroho.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursetonugroho.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=13&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/31/6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f92945e788b531efae6df2cc0805da5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursetonugroho</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0094.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0067.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0068.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0074.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0078.jpg?w=225" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0084.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0105.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0108.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0112.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0113.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0132.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0163.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0138.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0208.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0209.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://nursetonugroho.files.wordpress.com/2008/05/img_0202.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>#5</title>
		<link>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/5/</link>
		<comments>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/5/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 21:38:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursetonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursetonugroho.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Duduk di sana, seorang diri di negeri asing. Jauh dari orang-orang yang kukenal. Sebuah perasaan menghinggapiku. Seakan aku teringat sesuatu, sesuatu yang tak kuketahui&#8230; &#8230;dan selama ini kutunggu-tunggu. Tapi aku tak tahu apa. Mungkin itu sesuatu yang aku lupa. Atau sesuatu yang kurindukan selama hidupku. Aku hanya bisa mengatakan bahwa aku merasa&#8230; &#8230;gembira sekaligus sedih. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=12&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Duduk di sana,<br />
seorang diri di negeri asing.<br />
Jauh dari orang-orang yang kukenal.<br />
Sebuah perasaan menghinggapiku.<br />
Seakan aku teringat sesuatu, sesuatu yang tak kuketahui&#8230;<br />
&#8230;dan selama ini kutunggu-tunggu.<br />
Tapi aku tak tahu apa.<br />
Mungkin itu sesuatu yang aku lupa.<br />
Atau sesuatu yang kurindukan selama hidupku.<br />
Aku hanya bisa mengatakan bahwa aku merasa&#8230;<br />
&#8230;gembira sekaligus sedih.<br />
Tapi bukan kesedihan mendalam.<br />
Karena aku merasa bersemangat.<br />
Ya. Bersemangat.</p>
<p style="text-align:right;"><em>Paris Je&#8217;Taime</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nursetonugroho.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nursetonugroho.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursetonugroho.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursetonugroho.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursetonugroho.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursetonugroho.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursetonugroho.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursetonugroho.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursetonugroho.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursetonugroho.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursetonugroho.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursetonugroho.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursetonugroho.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursetonugroho.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursetonugroho.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursetonugroho.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=12&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f92945e788b531efae6df2cc0805da5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursetonugroho</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>#4</title>
		<link>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/4/</link>
		<comments>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/4/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 21:33:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursetonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursetonugroho.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[sekedar tulisan lama pas masih cupu : Area Heritage Sebagai Panduan Perancangan Kota Pulang ke kotamu&#8230; ada setangkup haru dalam rindu&#8230; Katon Bagaskara, Kla Project BAGI sebagian besar orang, magnet Yogyakarta begitu kuat untuk membuat setiap orang yang pernah datang untuk dapat kembali lagi ke kota ini. Yogyakarta juga telah banyak memberikan kenangan, ketenangan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=9&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sekedar tulisan lama pas masih cupu :</p>
<p class="Default" style="text-align:center;" align="center">
<p style="text-align:center;">
<p class="Default" style="text-align:center;" align="center">
<p class="Default" style="text-align:center;" align="center">
<p class="Default" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:16pt;" lang="IN">Area Heritage Sebagai Panduan Perancangan Kota</span></strong></p>
<p class="Default" style="text-align:center;" align="center">
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:11.5pt;line-height:115%;" lang="IN">Pulang ke kotamu&#8230;<span> </span>ada setangkup haru dalam rindu&#8230;<span> </span>Katon Bagaskara, Kla Project</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11.5pt;line-height:115%;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11.5pt;line-height:115%;" lang="IN">BAGI sebagian besar orang, magnet Yogyakarta begitu kuat untuk membuat setiap orang yang pernah datang untuk dapat kembali lagi ke kota ini. Yogyakarta juga telah banyak memberikan kenangan, ketenangan dan inspirasi. Itulah yang membuat banyak orang berbondong-bondong untuk mendatangi Kota Yogyakarta. Namun apakah Yogyakarta saat ini masih sering dirindukan orang?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Yogyakarta adalah kota yang kaya akan sejarah dan kebudayaan. Yogyakarta dikenal sebagai <em>‘the cultural capital of Java’</em>, disini masih banyak dijumpai seni dan kebudayaan Jawa seperti batik, wayang, gamelan, tari-tarian, kerajinan perak, drama, musik, puisi, dan seni-seni kotemporer lainnya. Bahkan dengan adanya Keraton Yogyakarta yang menjadi satu-satunya keraton yang masih eksis menjalankan fungsi dan kebudayaannya yang telah mendunia bukan tidak mungkin Yogyakarta menjadi <em>‘the cultural capital of Indonesia’</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img class="alignnone" src="http://img144.imageshack.us/img144/1272/motifbatik5ui7.jpg" alt="" width="208" height="137" /> <img class="alignnone" src="http://img248.imageshack.us/img248/8852/wayang01mp8.jpg" alt="" width="198" height="136" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img class="alignnone" src="//img144.imageshack.us/img144/1272/motifbatik5ui7.jpg[/IMG][/URL]" alt="" /></p>
<p class="MsoNormal"><em></em><em><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;                    &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></em><em><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span> </span></span></em><em><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><!--[endif]--></span></em><em></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:0.5in;"><em><span style="font-size:10.5pt;line-height:115%;" lang="IN"><span> </span>Batik Jogja<span> </span><span> </span>wayang kulit</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dasar panduan rancang kota atau lebih dikenal sebagai <em>urban design</em> Kota Yogyakarta sebenarnya sudah diletakkan sejak kota ini dibuat. Sumbu imajiner antara Gunung Merapi – Tugu – alun-alun utara – Keraton – alun-alun Selatan – pantai selatan telah ditetapkan oleh Pangeran Mangkubumi sebagai sumbu kota utara-selatan. Dari sumbu tersebut lahirlah sebuah konsep alun-alun, sebuah konsep tentang <em>urban square</em> yang menjadi pusat kegiatan semua orang pada masanya dimana alun-alun dikelilingi dengan bangunan-bangunan penunjang selain Keraton seperti Masjid Kauman dan di utaranya terdapat Jalan Malioboro yang ditetapkan sebagai kawasan perdagangan dengan Pasar Beringharjo sebagai pusatnya. Namun pada perkembangan Kota Yogyakarta selanjutnya bersifat <em>sprawl</em> layaknya kota-kota di negara berkembang. Hal ini telah membuat panduan kota menjadi bias tidak terlihat lagi sehingga pembangunan kota pun menjadi tidak terkendali.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Selain bangunan-bangunan tersebut masih banyak bangunan heritage lain di seluruh penjuru Kota Yogyakarta.<span> </span>Kawasan Kotagede, Kotabaru, Jalan Solo, Titik Nol (Benteng Vredeburg, Gedung Agung, BI Kuno), Taman Sari, Pasar Ngasem, dan candi-candi yang tersebar di sekitar Yogyakarta. Dengan semakin bertambahnya penduduk kota ini yang sebagian besar mahasiswa membuat tuntutan zaman semakin modern. Hal ini yang belum dapat diakomodasi oleh Kota Yogyakarta karena ketiadaan <em>Urban Design Guidelines</em> yang aplikatif.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img class="alignnone" src="http://img165.imageshack.us/img165/7844/180pxjalanmalioborojogjvb1.jpg" alt="" /> <img class="alignnone" src="http://img515.imageshack.us/img515/7465/140pxjogja002uw5.jpg" alt="" width="77" height="136" /> <img class="alignnone" src="http://img144.imageshack.us/img144/5711/140pxjogjapo8.jpg" alt="" width="95" height="138" /></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span> </span></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span> </span></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span> </span></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:10.5pt;line-height:115%;" lang="IN">Jalan Malioboro – Taman Sari – Keraton</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Yogyakarta sekarang tak ubahnya seperti kota-kota lain di Indonesia. Menjamurnya mal, kafe, dan berbagai bangunan modern telah menghilangkan ciri kota ini, membuat kontroversi akan hal ini seakan tiada akhirnya. Lalu lintas yang padat oleh kendaraan bermotor telah menggusur para pemakai sepeda yang beberapa tahun lalu masih menjadi raja di kota ini. Ketiadaan urban space tempat untuk menikmati kota telah membuat banyak orang berbondong-bondong mendatangi mal-mal yang ada sehingga gaya hidup sebagian remaja di kota ini tak ubahnya seperti kota-kota metropolitan di dunia. Sementara urban space yang ada seperti alun-alun dan malioboro mulai tidak terawat.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Lalu dimanakah Jalan Malioboro maupun jalan-jalan lain dan tempat lain yang dapat memberikan ketenangan dan inspirasi. Haruskah menjadi jalan-jalan yang panas, kotor dan penuh dengan polusi seperti saat ini. Dapatkah mal dan pusat-pusat kebudayaan modern bersanding dengan pesanggrahan dan pusat-pusat kebudayaan yang telah ada.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">***</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">KYOTO, adalah ibukota Jepang sebelum dipindahkan oleh Ieyasu Tokugawa ke Edo (sekarang Tokyo) pada tahun 1603. Namun Kyoto sampai sekarang masih eksis, setelah selama 1000 tahun lebih menjadi ibukota Jepang. Walaupun ibukota Jepang sudah dipindah ke Tokyo namun Kyoto tetap menjadi ‘<em>Japan’s cultural capital’</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img class="alignnone" src="http://img58.imageshack.us/img58/1953/sky00000cu3.jpg" alt="" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:10.5pt;line-height:115%;" lang="IN">Aerial view Kota Kyoto</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Pemandangan alam, kuil-kuil, kota dan rumah-rumah membaur dengan keindahan sejarah Kyoto. Gion Festival, upacara minum teh, dan masih banyak aspek lagi yang menjadi karakteristik kebudayaan Jepang masih dapat kita temui di kota ini. Selama lebih dari 1200 tahun menjadi ibukota Kyoto, kebudayaan dan sejarah di Kyoto telah manjadi ibu kebudayaan di seluruh Jepang. Oleh karena itu dikatakan tidak mungkin mengetahui Jepang yang sebenarnya tanpa mengetahui Kyoto.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img class="alignnone" src="http://img60.imageshack.us/img60/8865/heian000th8.jpg" alt="" /> <img class="alignnone" src="http://img60.imageshack.us/img60/3421/nijyo000yl0.jpg" alt="" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;"><span lang="IN"><span> </span></span><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span><span lang="IN"><span> </span><span> </span></span><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Di samping itu, Kyoto tidak hanya menjaga tradisi dan kebudayaannya, namun membangun atas dasar tradisi tersebut sebagai fondasi dalam pertukaran kebudayaan. Kyoto tetap menjaga spirit perubahan, sebagai <em>‘cultural capital of Japan’</em> secara terus menerus menciptakan tradisi baru. Dengan kerjasama dengan seluruh warganya, Kyoto berusaha menciptakan <em>‘relaxing lifestyle in vibrant city’</em>, sebagai respon positif terhadap era baru, dengan tetap menjaga kebudayaan tradisional.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img class="alignnone" src="http://img365.imageshack.us/img365/4552/200pxcraftsandfood2op9.jpg" alt="" /> <img class="alignnone" src="http://img515.imageshack.us/img515/7135/200pxgeishakyoto2004112wn3.jpg" alt="" width="122" height="148" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span><span lang="IN"><span> </span></span><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Pariwisata adalah basis ekonomi kota Kyoto. Dengan kebudayaannya yang kaya, kota ini selalu dibanjiri wisatawan setiap tahunnya. Hal inilah yang kemudian mendasari visi kota ini untuk selalu menjaga kekayaan tradisinya. Di samping itu kota ini juga berusaha mengembangkan konsep wisata MICE (<em>meetings, incentives, conferences, and exhibitions</em>) sebagai wajah pariwisata. Sejak tahun 1966 Kyoto telah sering menjadi tuan rumah konferensi internasional. Termasuk Protokol Kyoto mengenai usaha-usaha pengurangan <em>global warming</em> juga dirumuskan di sini.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Oleh karena itu pada saat yang bersamaan menjadi kota dengan budaya yang kaya, Kyoto juga menjadi kota modern. Ketika pembangunan kota berlanjut dengan pembangunan <em>subways</em> dan <em>highways</em> dengan fokus pada area sekitar stasiun dan area sebelah selatan, Kyoto juga tetap menjaga jalan-jalan dan rumah-rumah bergaya lama. Di Kyoto, bangunan lama dan bangunan baru dapat menyatu dalam harmoni.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img class="alignnone" src="http://img264.imageshack.us/img264/3457/toji0000hx6.jpg" alt="" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:10.5pt;line-height:115%;" lang="IN">Bangunan tradisonal dan modern menyatu dalam harmoni</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Kyoto memiliki alam dan arsitektur yang indah, agar generasi berikutnya dapat menikmati hal ini Kyoto berusaha menjadi <em>environment-friendly city</em>. Dalam perspektif yang lebih luas, Kyoto juga telah mendukung usaha-usaha internasional mengenai hal ini dengan menjadi tuan ruma Protokol Kyoto dan <em>World Water Forum</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img class="alignnone" src="http://img60.imageshack.us/img60/2733/rainwategq1.jpg" alt="" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:10.5pt;line-height:115%;" lang="IN">Anak-anak sedang menyirami taman dengan rainwater</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">***</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">PADA beberapa waktu lalu, Yogyakarta diguncang kontroversi terhadap rencana pembangunan mal Ambarukmo. Hal ini dinilai sangat kontras dengan ciri khas kota. Sebelumnya sudah berdiri Malioboro Mall dan Galeria Mall di kota Yogyakarta. Apakah dengan hadirnya Ambarukmo Mall dan Saphir Square di sebelahnya tidak semakin meneguhkan keberadaan pengaruh komersialisasi di Kota Yogyakarta. Sebelumnya keberadaan Malioboro Mall yang sudah dibangun lebih dulu diharapkan menjadi sebuah handicraft mall dengan konsep arkade yang menjadi keunikan Jalan Malioboro namun ternyata mall ini juga menjadi mall-mall seperti biasa.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sebenarnya secara design Ambarukmo Mall juga sudah memperhatikan <em>outdoor space</em> di depan maupun di samping dengan konsep plaza. Namun ternyata hasilnya kurang menggembirakan, aktivitas di luar lebih sedikit daripada aktivitas di dalam mall. Hal ini selain diakibatkan oleh kurangnya<em> street furniture</em> dan <em>outdoor activity</em> juga disebabkan oleh kawasan sekitarnya yang memiliki sifat yang berbeda dengan Malioboro.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sebenarnya pemilihan kawasan di Jalan Solo tersebut juga sudah tepat secara alasan de-konsentrasi, namun keberadaan mall ini juga tidak memperhatikan kawasan di sekelilingnya. Hal inilah yang membuat kontroversi masyarakat, karena di sebelahnya adalah Pesanggrahan Ambarukmo, sebuah tempat peristirahatan Sultan Yogyakarta pada zaman dahulu. Dan hasilnya Gandhok Tengen harus terpotong karena termakan bangunan mall tersebut. Sebuah desain yang tidak memperhatikan sekitarnya apalagi terhadap bangunan bersejarah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Inikah wajah kota-kota di Indonesia, yang dengan seenaknya merubuhkan bangunan bersejarah dengan bangunan modern? Atau mungkin ini jawaban para arsitek Indonesia tentang sebuah bangunan lama dan baru yang menyatu dengan harmoni? Ataukah karena ketiadaan perhatian pemerintah terhadap hal ini? Apa ada UDGL Yogyakarta yang mengatur pelestarian bangunan lama dan pembangunan bangunan baru?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sebagaimana yang tertulis dalam koran Kompas beberapa waktu yang lalu. Adakah pusat studi kebudayaan khusus dikembangkan oleh keraton atau lembaga yang bekerja sama dengannya? Bisakah kawasan Tamansari yang direnovasi dengan dana bantuan asing tetap menjadi area publik untuk menampilkan produksi masyarakat luas?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Bisakah muncul kebijakan tata kota yang meneguhkan kekhasan kawasan bersejarah, penambahan fasilitas pasar rakyat dan bukan mal-mal milik pemodal besar. Bisakah toko-toko kecil Jalan Kintelan, Jalan Solo, dan Bantul, serta penjual bubur krecek atau gudeg Jogja memperoleh lahan khusus dan jadi ikon Kota Yogyakarta?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan selalu berputar seperti pertanyaan bagaimana peran arsitektur kota dalam hal ini? Katon Bagaskara pernah berharap, Yogyakarta tetap menjadi <em>“sajian khas dan berselera&#8230;.”</em></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nursetonugroho.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nursetonugroho.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursetonugroho.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursetonugroho.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursetonugroho.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursetonugroho.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursetonugroho.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursetonugroho.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursetonugroho.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursetonugroho.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursetonugroho.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursetonugroho.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursetonugroho.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursetonugroho.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursetonugroho.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursetonugroho.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=9&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f92945e788b531efae6df2cc0805da5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursetonugroho</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img144.imageshack.us/img144/1272/motifbatik5ui7.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://img248.imageshack.us/img248/8852/wayang01mp8.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://img165.imageshack.us/img165/7844/180pxjalanmalioborojogjvb1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://img515.imageshack.us/img515/7465/140pxjogja002uw5.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://img144.imageshack.us/img144/5711/140pxjogjapo8.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://img58.imageshack.us/img58/1953/sky00000cu3.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://img60.imageshack.us/img60/8865/heian000th8.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://img60.imageshack.us/img60/3421/nijyo000yl0.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://img365.imageshack.us/img365/4552/200pxcraftsandfood2op9.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://img515.imageshack.us/img515/7135/200pxgeishakyoto2004112wn3.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://img264.imageshack.us/img264/3457/toji0000hx6.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://img60.imageshack.us/img60/2733/rainwategq1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>#3</title>
		<link>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/3/</link>
		<comments>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/3/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 20:26:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursetonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursetonugroho.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[ada beberapa tulisan lama yang ingin kumasukkan dalam pensieve ini : Islam dan Profesi Pada hari ini ku belajar dari dua orang Muslim yang berdedikasi tinggi pada Islam dan profesinya. Di tengah ku sedang mencari sesuatu yang hilang di dalam diriku, dua orang ini muncul memberikan berjuta inspirasi bagiku, membuatku termenung dan mencoba mencari kembali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=7&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ada beberapa tulisan lama yang ingin kumasukkan dalam pensieve ini :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>Islam dan Profesi</strong></p>
<p class="MsoNormal">Pada hari ini ku belajar dari dua orang Muslim yang berdedikasi tinggi pada Islam dan profesinya. Di tengah ku sedang mencari sesuatu yang hilang di dalam diriku, dua orang ini muncul memberikan berjuta inspirasi bagiku, membuatku termenung dan mencoba mencari kembali tujuan hidup dan mengorganisasikan hidupku lagi.</p>
<p class="MsoNormal">Yang pertama adalah<span> </span>Franck ‘Bilal’ Ribery, gelandang Bayern Muenchen, telah menjadi motor penggerak lini tengah Bayern Muenchen. Meski telah menjadi bintang, kepribadian Ribery cukup unik dan tidak tinggi hati. Pemain ini juga punya jiwa besar dengan rasa tanggung jawab yang besar. Di lapangan hijau dia seorang pemain yang hebat. Dalam kehidupan sosial dia berkepribadian hangat. Sebagai individu dia rajin ibadah. Ribery adalah figure kesayangan public Allianz Arena saat ini. Orang semakin menyukai Ribery karena pembawaannya yang menyenangkan dan sikapnya yang selalu professional. Pada saat cuaca dingin bulan Februari menyelimuti kota Muenchen, Ribery tak malas untuk tetap menghangatkan tubuhnya dengan muncul di pusat latihan klub. Padahal, dia sendiri saat ini tengah berkutat dengan cedera kaki. Dia juga tidak pernah menolak penggemar yang menginginkan tanda tangannya atau pun berfoto bersama, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Hal itu dilakukannya dengan senyum. Di koridor berbagai fasilitas pusat latihan Bayern, lelaki berkewarganegaraan Perancis ini selalu menyapa orang. “Saya ingin menjadi teman siapa pun,” ujarnya. “Dua menit untuk berfoto dan memberi tanda tangan buat fans amatlah penting karena buat mereka hal-hal ini sangat berarti,” sambungnya lagi. Ribery juga sering mengundang pertanyaan publik Jerman karena setiap akan bertanding selalu melakukan ritual menengadahkan kedua tangannya dan berdoa. Namun, orang sudah tahu bahwa dia seorang Muslim. Ribery menyadari kesuksesan bukanlah sesuatu yang abadi. Roda nasib dalam kehidupan selalu berputar. “Atas semua yang telah saya alami, saya menyikapinya dengan tenang, tetapi saya pun sadar pada semua nasib yang saya miliki,” katanya. Ribery telah menjadi sosok istimewa buat warga Muenchen.</p>
<p class="MsoNormal">Berikutnya adalah Peter ‘Abdul al-Adheem’ Sanders, Peter adalah seorang seniman fotografer yang berdedikasi tinggi. Hidup di belakang lensa bagi seorang fotografer adalah sebuah pengalaman hidup yang sangat mengesankan. Bagi Peter Sanders, memotret berarti mengabadikan obyek sedemikian rupa, sehingga mucul emosi tertahan dan sesungguhnya dari karya-karya foto yang dihasilkan. Dia kini menjadi salah satu fotografer dengan kemampuan seni yang disegani di Inggris Raya, dengan fokus utama : orang-orang Muslim di negaranya dan di belahan dunia lain. Sanders melihat lewat mata seorang Muslim dan sebuah perspektif Islami. “Tapi pada akhirnya, semuanya milik Tuhan” demikian tanggapan Peter saat banyak orang memuji karya fotografinya. Islam, bagi Peter Sanders, adalah sebuah cara untuk menjalani hidup dengan tenang. Dia sangat percaya akan manfaat kekhusyukan dan ketenangan berdoa serta beribadah dalam Islam. “Islam adalah sebuah ilmu pengetahuan jika Anda mempraktikannya dengan benar.” “Islam adalah suatu ilmu” katanya “Fotografi adalah seni” Menurut Peter cahaya adalah sesuatu yang dekat dengan kehidupan seorang fotografer. Mereka sangat terpukau akan keindahan yang sanggup dihasilkan oleh cahaya. Tapi saya mendapati, satu jenis cahaya lain yang jauh lebih memukau, yaitu cahaya spiritual. “Ada sesuatu dalam Islam yang mampu menghasilkan keindahan sekaligus cahaya.” Dari foto-fotonya kita dapat menemukan orang-orang Muslim lain yang juga mampu menjadi seorang professional di bidangnya tanpa harus meninggalkan identitasnya sebagai seorang Muslim. Ada aktris, syeikh, seniman, pemusik, kurator, pengajar, petugas masyarakat, penerbit, presenter, perancang, theater, pembuat game, atlit, manajer, parlemen, direktur bank, dsb.</p>
<p class="MsoNormal">Orang-orang Muslim tersebut mengajarkan kepada kita tentang dedikasi pada Islam dan profesinya, tanpa harus meninggalkan salah satunya. Bersikap professional dalam bekerja dan rajin beribadah sehingga terciptalah akhlak yang dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari bahkan dalam profesionalitas dunia kerja. Mereka benar-benar mengetahui tujuan hidup mereka, dan profesi adalah salah satu sarananya disamping bekerja adalah sebuah kewajiban. Bagaimana dengan diri ini. Dapatkah diri ini menjadi seorang yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungannya, karena sesungguhnya sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat. Kuncinya adalah dedikasi pada Islam dan profesi sehingga profesi kita dapat memberikan manfaat bagi sekeliling kita dimanapun kita berada dan akhlak Islami pun dapat muncul pada profesionalitas dunia kerja seperti yang telah dicontohkan orang-orang hebat di atas karena semuanya adalah bersumber pada Allah SWT.</p>
<p class="MsoNormal">Sumber :</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>-<span> </span></span></span><!--[endif]-->Harian Kompas, “Franck Ribery Mencatatkan Noktah di Bundesliga”, Rabu, 20 Februari 2008</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>-<span> </span></span></span><!--[endif]-->Pameran The Art of Integration Islam Peter Sanders, Masjid Kampus UGM</p>
<p class="MsoNormal">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nursetonugroho.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nursetonugroho.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursetonugroho.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursetonugroho.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursetonugroho.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursetonugroho.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursetonugroho.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursetonugroho.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursetonugroho.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursetonugroho.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursetonugroho.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursetonugroho.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursetonugroho.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursetonugroho.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursetonugroho.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursetonugroho.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=7&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f92945e788b531efae6df2cc0805da5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursetonugroho</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>#2</title>
		<link>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/2/</link>
		<comments>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 20:13:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursetonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursetonugroho.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa ya blog ini kunamain travelling? Ya, entah disadari atau tidak, suka atau ga suka travelling tapi aku masih mengingatnya, berkejaran bersama sepupu di pasar sleman, asrinya kali opak dan waduk sermo, main air di air terjun kotabaru gunungnya bamega, cepatnya speed boat ke Banjarmasin, kayanya kebudayaan di singkawang, sungai sambas yang sungguh bijase, putihnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=6&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Kenapa ya blog ini kunamain travelling?</p>
<p class="MsoNormal">Ya, entah disadari atau tidak, suka atau ga suka travelling tapi aku masih mengingatnya, berkejaran bersama sepupu di pasar sleman, asrinya kali opak dan waduk sermo, main air di air terjun kotabaru gunungnya bamega, cepatnya speed boat ke Banjarmasin, kayanya kebudayaan di singkawang, sungai sambas yang sungguh bijase, putihnya pasir panjang, panjangnya sungai Kapuas dan bengawan solo, tentramnya kota pati, dinginnya hawa bandung dan kaliurang serta genting, tidur di pantai selatan, menemui sesama malay di negeri melayu dan kini terdampar di woodland.</p>
<p class="MsoNormal">Buatku pengalaman-pengalaman itu sungguh indah dan tidak tergantikan, dan kini dengan berbekal sedikit pengetahuan tentang arsitektur kumenapakkan kaki di kekayaan heritage candi, keraton, kotagede, taman sari, ulen sentalu, paris van java, cihampelas walk, petronas, putrajaya, malaka, genting, esplanade, orchard, malioboro, clark quey, kali code, vivo city, zaha hadid, norman foster, dan masih banyak hal-hal kecil yang tak mungkin disebutkan semuanya macam detil malioboro, detil art deco di jalanan bandung, detil ruko malaka, detil ruko kampong glam, dan lain sebagainya.</p>
<p class="MsoNormal">Entah direncanakan atau tidak tanpa kusadari aku telah berkenalan dengan arsitektur sejak kecil, dari salah satu material paling gampang dicari di nusantara, kayu. Melihat ayah yang setiap akhir minggu membuat furniture sendiri untuk rumahnya, mencoba-coba memegang tatah, gergaji, dibuatkan pesawat N250 dan pesawat siluman B20 dari kayu, membuat sendiri pesawat WingX Starwars yang bisa dibuka tutup kokpitnya dari kertas!!!Tank yang kebesaran, senang dengan permainan The Sims buatan sendiri pake potongan kayu bekas untuk dibikin zoning rumah 2d lengkap dengan perabotnya, membuat sendiri permainan Winning Eleven pake karton bekas!!!, membuat sendiri permainan Worms pake kelereng dan tumpukan kayu sebagai basecamp!!!</p>
<p class="MsoNormal">Dan membuat sendiri perencanaan kota bersama teman-teman masa kecil, wawan, mas aji, donny. Dimana ya rumahnya, dimana ya jalan tolnya, dimana ya pompa bensinnya, dimana ya airportnya. Rumah sudah mulai 3d, sebuah rumah yang dinaikkan di atas sebuah base berbentuk setengah bola yang di atasnya dimanfaatkan untuk kolam renang lengkap dengan tamannya yang tumbuh pohon besar dan dimanfaatkan untuk rumah pohon (duh yang ini ga mungkin disukai klien ^^), rumah berbentuk gua bermaterial batu, rumah dari tumpukan batang pohon, dan finally helicopter pake pohon lengkap dengan kursinya serta sebuah pondok bamboo yang kekecilan buat kita.</p>
<p class="MsoNormal">Dan sekarang sedang mengejar impian untuk mencari ilmu hingga ke china, zen garden di jepang, sepanjang thames river London, Eiffel paris, la rambla Barcelona, Andalusia spanyol, the city of canal venice, downtown new York, Arabian night, dan tentu saja haji ke mekah. Mengunjungi universitas-universitas tempat ilmu berkumpul, school of Harvard, universite de paris Sorbonne, sci-arc, delft university, universitas al-azhar dan bertemu dengan arsitek-arsitek yang cuman bisa lihat di buku untuk menanyakan hey, bagaimana cara kamu membuatnya?</p>
<p class="MsoNormal">Dan kusadari bahwa maket dan sketsaku jelek sekali…</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nursetonugroho.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nursetonugroho.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursetonugroho.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursetonugroho.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursetonugroho.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursetonugroho.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursetonugroho.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursetonugroho.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursetonugroho.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursetonugroho.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursetonugroho.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursetonugroho.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursetonugroho.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursetonugroho.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursetonugroho.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursetonugroho.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=6&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f92945e788b531efae6df2cc0805da5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursetonugroho</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>#1</title>
		<link>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/1/</link>
		<comments>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 19:16:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursetonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursetonugroho.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Then we travelled to Baghdad, the Abode of Peace and Capital of Islam. Here there are two bridges like that at Hilla, on which the people promenade night and day, both men and women. The baths at Baghdad are numerous and excellently constructed, most of them being painted with pitch, which has the appearance of [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=5&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><em><span>&#8220;Then we travelled to Baghdad, the Abode of Peace and Capital of Islam. Here there are two bridges like that at Hilla, on which the people promenade night and day, both men and women. The baths at Baghdad are numerous and excellently constructed, most of them being painted with pitch, which has the appearance of black marble. This pitch is brought from a spring between Kufa and Basra, from which it flows continually. It gathers at the sides of the spring like clay and is shovelled up and brought to Baghdad. Each establishment has a number of private bathrooms, every one of which has also a wash-basin in the corner, with two taps supplying hot and cold water. Every bather is given three towels, one to wear round his waist when he goes in, another to wear round his waist when he comes out, and the third to dry himself with.&#8221;-Rihla, Ibn Battuta-</span></em></p>
<p class="MsoNormal">“Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina”. Peribahasa yang sangat indah dalam melukiskan betapa pentingnya menuntut ilmu. Dan tercatatlah seorang Ibn Battuta seorang ilmuwan dan traveler muslim yang telah menjelajah hampir ke semua wilayah kekhalifahan Islam pada masanya, dari Afrika Utara, Afrika Barat, Eropa Selatan, Eropa Timur, Timur Tengah, India, Asia Tengah, Asia Tenggara hingga China, dan telah tercatat dalam Rihla, sebuah buku yang mengambarkan perjalanannya.</p>
<p class="MsoNormal">Akhirnya, ada waktu juga untuk memulai. Di tengah kesibukan pekerjaan tiada akhir, kompetisi yang masih menarik untuk di-explore, dan skipsi yang belum terpegang sama sekali. “Waktu adalah pedang”, maka manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya karena waktu memang diciptakan untuk tidak cukup sehingga kita harus pintar-pintar dalam memanfaatkannya.</p>
<p class="MsoNormal">Fhuhf semoga ini bukan yang pertama dan yang terakhir, karena masih banyak memori di dalam otak berkapasitas kecil ini yang ingin dituliskan dalam sebuah pensieve. Sekali lagi ini bukan tentang arsitektur maupun jalan-jalan. Ini hanyalah sebuah travelling dalam hidup ini. Karena hidup ini ibaratkan mimpi. Entah kapan kita akan terbangun dari mimpi ini dan memulai hidup yang sebenernya. Namun mimpi inilah yang akan menentukan segalanya. Bagi yang telah iseng-iseng mengunjungi blog ini saya minta maaf jika tidak sesuai dengan selera anda karena ini hanyalah selembar catatan travelling hidup seorang manusia yang ingin menjadi better man.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nursetonugroho.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nursetonugroho.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursetonugroho.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursetonugroho.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursetonugroho.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursetonugroho.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursetonugroho.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursetonugroho.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursetonugroho.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursetonugroho.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursetonugroho.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursetonugroho.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursetonugroho.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursetonugroho.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursetonugroho.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursetonugroho.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursetonugroho.wordpress.com&amp;blog=2926495&amp;post=5&amp;subd=nursetonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursetonugroho.wordpress.com/2008/05/24/1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f92945e788b531efae6df2cc0805da5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursetonugroho</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
