bersyukur. kata ini sering kita lupakan ketika kita mencoba mengejar ambisi, impian, masa depan yang sedang kita kejar. kadang dalam mengerjarnya kita terlalu sering untuk mendongak ke atas, tanpa pernah mencoba melihat ke belakang barang sebentar apa saja yang sudah diberikan oleh Allah SWT kepada kita.
bersyukur tidak hanya diucapkan dengan kata-kata, namun tentunya dengan perbuatan yang nyata. seiring dengan terpenuhinya mimpi-mimpi, pada saat itu professionalitas kita sebagai seorang muslim diuji. apakah kita mampu bersyukur dengan cara menggunakan amanah tersebut untuk menjadi muslim yang lebih baik, atau kita tetap merasa kurang dengan apa yang kita punya, dan ketika melihat orang lain memliki lebih kita berusaha meraih hal yang lebih besar walaupun dengan segala cara.
padahal apakah mimpi kita tersebut memang lebih baik buat kita. itu hanyalah dalam sudut pandang kita. percayalah bahwa Allah SWT akan selalu memberikan jalan yang lebih baik buat kita walaupun hal tersebut bertentangan dengan keinginan kita, namun Allah Maha Tahu atas hal yang terbaik bagi kita.
Lantas apakah kita tidak diperkenankan untuk mempunyai mimpi? Fate is just like RPG game, you can choose whichever path you want, but don’t forget to always ikhtiar and tawakal so you won’t go the wrong path.
Maka,
“Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu” – Arai -