Kenapa ya blog ini kunamain travelling?
Ya, entah disadari atau tidak, suka atau ga suka travelling tapi aku masih mengingatnya, berkejaran bersama sepupu di pasar sleman, asrinya kali opak dan waduk sermo, main air di air terjun kotabaru gunungnya bamega, cepatnya speed boat ke Banjarmasin, kayanya kebudayaan di singkawang, sungai sambas yang sungguh bijase, putihnya pasir panjang, panjangnya sungai Kapuas dan bengawan solo, tentramnya kota pati, dinginnya hawa bandung dan kaliurang serta genting, tidur di pantai selatan, menemui sesama malay di negeri melayu dan kini terdampar di woodland.
Buatku pengalaman-pengalaman itu sungguh indah dan tidak tergantikan, dan kini dengan berbekal sedikit pengetahuan tentang arsitektur kumenapakkan kaki di kekayaan heritage candi, keraton, kotagede, taman sari, ulen sentalu, paris van java, cihampelas walk, petronas, putrajaya, malaka, genting, esplanade, orchard, malioboro, clark quey, kali code, vivo city, zaha hadid, norman foster, dan masih banyak hal-hal kecil yang tak mungkin disebutkan semuanya macam detil malioboro, detil art deco di jalanan bandung, detil ruko malaka, detil ruko kampong glam, dan lain sebagainya.
Entah direncanakan atau tidak tanpa kusadari aku telah berkenalan dengan arsitektur sejak kecil, dari salah satu material paling gampang dicari di nusantara, kayu. Melihat ayah yang setiap akhir minggu membuat furniture sendiri untuk rumahnya, mencoba-coba memegang tatah, gergaji, dibuatkan pesawat N250 dan pesawat siluman B20 dari kayu, membuat sendiri pesawat WingX Starwars yang bisa dibuka tutup kokpitnya dari kertas!!!Tank yang kebesaran, senang dengan permainan The Sims buatan sendiri pake potongan kayu bekas untuk dibikin zoning rumah 2d lengkap dengan perabotnya, membuat sendiri permainan Winning Eleven pake karton bekas!!!, membuat sendiri permainan Worms pake kelereng dan tumpukan kayu sebagai basecamp!!!
Dan membuat sendiri perencanaan kota bersama teman-teman masa kecil, wawan, mas aji, donny. Dimana ya rumahnya, dimana ya jalan tolnya, dimana ya pompa bensinnya, dimana ya airportnya. Rumah sudah mulai 3d, sebuah rumah yang dinaikkan di atas sebuah base berbentuk setengah bola yang di atasnya dimanfaatkan untuk kolam renang lengkap dengan tamannya yang tumbuh pohon besar dan dimanfaatkan untuk rumah pohon (duh yang ini ga mungkin disukai klien ^^), rumah berbentuk gua bermaterial batu, rumah dari tumpukan batang pohon, dan finally helicopter pake pohon lengkap dengan kursinya serta sebuah pondok bamboo yang kekecilan buat kita.
Dan sekarang sedang mengejar impian untuk mencari ilmu hingga ke china, zen garden di jepang, sepanjang thames river London, Eiffel paris, la rambla Barcelona, Andalusia spanyol, the city of canal venice, downtown new York, Arabian night, dan tentu saja haji ke mekah. Mengunjungi universitas-universitas tempat ilmu berkumpul, school of Harvard, universite de paris Sorbonne, sci-arc, delft university, universitas al-azhar dan bertemu dengan arsitek-arsitek yang cuman bisa lihat di buku untuk menanyakan hey, bagaimana cara kamu membuatnya?
Dan kusadari bahwa maket dan sketsaku jelek sekaliā¦