“Then we travelled to Baghdad, the Abode of Peace and Capital of Islam. Here there are two bridges like that at Hilla, on which the people promenade night and day, both men and women. The baths at Baghdad are numerous and excellently constructed, most of them being painted with pitch, which has the appearance of black marble. This pitch is brought from a spring between Kufa and Basra, from which it flows continually. It gathers at the sides of the spring like clay and is shovelled up and brought to Baghdad. Each establishment has a number of private bathrooms, every one of which has also a wash-basin in the corner, with two taps supplying hot and cold water. Every bather is given three towels, one to wear round his waist when he goes in, another to wear round his waist when he comes out, and the third to dry himself with.”-Rihla, Ibn Battuta-
“Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina”. Peribahasa yang sangat indah dalam melukiskan betapa pentingnya menuntut ilmu. Dan tercatatlah seorang Ibn Battuta seorang ilmuwan dan traveler muslim yang telah menjelajah hampir ke semua wilayah kekhalifahan Islam pada masanya, dari Afrika Utara, Afrika Barat, Eropa Selatan, Eropa Timur, Timur Tengah, India, Asia Tengah, Asia Tenggara hingga China, dan telah tercatat dalam Rihla, sebuah buku yang mengambarkan perjalanannya.
Akhirnya, ada waktu juga untuk memulai. Di tengah kesibukan pekerjaan tiada akhir, kompetisi yang masih menarik untuk di-explore, dan skipsi yang belum terpegang sama sekali. “Waktu adalah pedang”, maka manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya karena waktu memang diciptakan untuk tidak cukup sehingga kita harus pintar-pintar dalam memanfaatkannya.
Fhuhf semoga ini bukan yang pertama dan yang terakhir, karena masih banyak memori di dalam otak berkapasitas kecil ini yang ingin dituliskan dalam sebuah pensieve. Sekali lagi ini bukan tentang arsitektur maupun jalan-jalan. Ini hanyalah sebuah travelling dalam hidup ini. Karena hidup ini ibaratkan mimpi. Entah kapan kita akan terbangun dari mimpi ini dan memulai hidup yang sebenernya. Namun mimpi inilah yang akan menentukan segalanya. Bagi yang telah iseng-iseng mengunjungi blog ini saya minta maaf jika tidak sesuai dengan selera anda karena ini hanyalah selembar catatan travelling hidup seorang manusia yang ingin menjadi better man.
November 6, 2009 at 9:08 am |
Hi salam kenal,
Blognya bagus!!!
Kunjungin blog saya,
http://dithoap.wordpress.com